Pendidikan Luar Sekolah Bukan Sekedar Penting

Dinamika perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan ini merupakan tantangan tersendiri dikalangan masyarakat Indonesia khususnya generasi Milenial. Pada saat ini Indonesia sudah masuk dalam era globalisasi, dimana salah satunya ditandai dengan mudahnya masyarakat mendapatkan informasi dari berbagai belahan dunia sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang begitu pesat. Umumnya generasi milenial adalah generasi yang identik dengan pengguna media sosial.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat ini tentu berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan, terutama pada bidang pendidikan. Setiap komponen pendidikan tidak akan bisa lepas dari pengaruh kemajuan teknologi ini.

Pentingkah pendidikan di luar sekolah itu?

Indonesia butuh pendidikan yang baik dan subjek didik yang mumpuni agar dapat membangun negara. Namun semua itu tergantung pada Sumber Daya Manusia itu sendiri, kemana pendidikan itu membawanya. Pendidikan yang baik akan menghasilkan sumber daya manusia yang baik pula. Apabila sumber daya manusia telah baik, maka masa depan generasi milenial dan negara Indonesia akan cerah dan diharapkan bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.

Pendidikan yang diharapkan adalah secara sadar menyiapkan peserta didikan dengan kegiatan dan pengajaran yang sesuai dengan tantangan zaman dimasa depan. Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioanl, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual,keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan .

Sehingga pendidikan luar sekolah memiliki bagian dan peran tersendiri pada perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini.

Pendidikan luar sekolah (bahasa Inggris: Out of school education) adalah pendidikan yang dirancang untuk membelajarkan warga belajar agar mempunyai jenis keterampilan dan atau pengetahuan serta pengalaman yang dilaksanakan di luar jalur pendidikan formal (persekolahan).

Wikipedia Bahasa Indonesia

Pendidikan Luar Sekolah pada dasarnya adalah suatu sistem pendidikan formal yang berada di luar lingkungan sekolah, misalnya di tengah keluarga, di tengah pergaulan, lingkungan masyarakat, tempat kerja, lembaga pendidikan non formal. Pendidikan dapat terjadi atas bantuan orang lain dengan media dan materi yang beragam. Adapun beberapa karakteristik pendidikan luar sekolah ada 3 :

  1. Pendidikan Luar Sekolah sebagai Subtitute dari pendidikan sekolah. Artinya, bahwa pendidikan luar sekolah dapat menggantikan pendidikan jalur sekolah yang karena beberapa hal masyarakat tidak dapat mengikuti pendidikan di jalur persekolahan (formal). Contohnya: Kejar Paket A, B dan C.
  2. Pendidikan Luar Sekolah sebagai Supplement pendidikan sekolah. Artinya, bahwa pendidikan luar sekolah dilaksanakan untuk menambah pengetahuan, keterampilan yang kurang didapatkan dari pendidikan sekolah. Contohnya: private, les, training.
  3. Pendidikan Luar Sekolah sebagai Complement dari pendidikan sekolah. Artinya, bahwa pendidikan luar sekolah dilaksanakan untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan yang kurang atau tidak dapat diperoleh di dalam pendidikan sekolah. Contohnya: Kursus, try out, pelatihan dll.

Pendidikan Luar Sekolah sebagai Complement, diharapkan untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan (skill) yang bahkan tidak kita jumpai dibangku sekolah. Misalnya sebagai kaitannya dengan persaingan global ini generasi Milenial dituntut untuk cakap dan kreatif untuk menghadapi tantangan global ini salah satunya dengan mengikuti Kursus.

Kursus apa saja yang bisa kita ambil agar kita bisa survive terhadap tantangan global ini?

Pertama, bisa dengan belajar Desain grafis dan Desain Website di DUMET School . Karena persaingan global ini lebih banyak kearah dunia digital berbasis internet.

DUMET School adalah lembaga kursus yang bergerak di bidang pendidikan khususnya kursus website, digital marketing dan desain grafis.

About – DUMET School

Kenapa harus di DUMET School?

  • Jadwal kursus yang Fleksibel. Jika kita sorang tenaga pendidik juga, atau pelajar, memiliki kendala waktu untuk kursus dan hanya ada waktu selain musim liburan tiba maka kursus ini cocok bagi untuk kita. Dengan jam buka setiap hari Senin – Minggu jam 09.00 s/d 21.00 WIB.
  • Satu murid langsung mulai. Jadi ibarat angkutan umum yang kelamaan ngetem nunggu penumpang baru mau mulai jalan, di DUMET School ini tidak perlu tunggu banyak murid baru kelas dibuka ya..
  • Belajar sampai bisa. Pantang lulus sebelum murid paham.
  • Konsultasi Gratis seumur hidup. Tenang DUMET School bakal setia bimbing dan menemani para alumni DUMET School. Serta support seumur hidup.

Selain itu lulusan DUMET School lebih dari 8000 orang dari berbagai status dan profesi mulai dari pelajar sekolah, mahasiswa, guru, dosen, staff profesional, freelancer, dll.

Pendidikan luar sekolah dimaksudkan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada seseorang sehingga dapat memperoleh keterampilan dan pengalaman yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Tujuan pendidikan luar sekolah:

  1. Melayani masyarakat agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupannya.
  2. Membina masyarakat agar memiliki skill dan pengetahuan sehingga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau mendapatkan pekerjaan yang layak

Sistem pada pendidikan luar sekolah berbeda dengan sistem sekolah konvensional. Sistem pendidikan luar sekolah ditekankan pada pemberian kemampuan dan skill pada suatu bidang tertentu. Pada pendidikan luar sekolah tidak ada prosedur-prosedur yang rumit dan kaku. Meskipun begitu pendidikan luar sekolah dipandang cocok untuk dipadukan dengan sistem sekolah konvensional sehingga setiap orang dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Jadi, pentingkah pendidikan luar sekolah untuk saat ini?

Jawabannya, iya. Sangat penting mengingat persaingan global menjadi tantangan terberat untuk dihadapi jika kita hanya mengandalkan ijazah dan pendidikan tinggi saja tanpa memiliki skill yang bisa kita bawa sebagai bekal untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Juga sangat kita butuhkan, karena hidup bukan sekedar berpangku tangan pada alirannya yang akan membawa kita kemanapun tanpa memiliki Visi dan Misi hidup yang jelas.

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *